DOHA — Tim nasional Argentina secara dramatis mengamankan satu tempat di semifinal Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Swiss 3-1 melalui babak perpanjangan waktu yang menegangkan. Kemenangan ini diraih setelah perjuangan sengit di lapangan, diwarnai kartu merah bagi pemain Swiss dan gol penentu dari Juan Alvarez, menyiapkan duel klasik kontra Inggris.
Pertandingan yang digelar di salah satu stadion megah di Qatar ini berlangsung dengan tensi tinggi sejak peluit awal dibunyikan. Kedua tim menunjukkan determinasi luar biasa, saling melancarkan serangan dan bertahan dengan rapat, membuat skor kacamata bertahan hingga waktu normal berakhir.
Titik balik krusial terjadi pada menit ke-72, ketika pemain Swiss, Embolo, diusir wasit setelah menerima kartu merah. Insiden ini sontak mengubah dinamika permainan, memaksa Swiss untuk berjuang dengan sepuluh pemain di sisa waktu pertandingan. Skandal Diving Embolo Guncang Piala Dunia, Wasit Beri Kartu Merah Tegas! menjadi sorotan utama selepas laga.
Keputusan wasit tersebut memicu perdebatan, namun Swiss tetap menunjukkan ketangguhan mental. Meskipun kalah jumlah pemain, mereka mampu menahan gempuran Argentina hingga menit-menit akhir babak kedua, memperpanjang harapan para penggemar mereka untuk mencapai semifinal.
Dengan skor 0-0 yang tak berubah di 90 menit waktu normal, pertandingan harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Para pemain Argentina tampak semakin termotivasi dengan keunggulan jumlah pemain, meningkatkan intensitas serangan mereka.
Kebuntuan akhirnya terpecahkan di babak perpanjangan waktu kedua. Pada menit ke-112, penyerang muda Argentina, Juan Alvarez, tampil sebagai pahlawan. Dengan memanfaatkan kelengahan lini belakang Swiss, ia melepaskan tembakan akurat yang tak mampu dijangkau penjaga gawang, membuat seisi stadion bergemuruh.
Gol Alvarez bukan hanya memecah kebuntuan, tetapi juga memberikan keunggulan moral yang signifikan bagi Albiceleste. Kegembiraan para pemain dan staf pelatih tak terbendung, menyadari bahwa satu kaki mereka sudah berada di semifinal.
Setelah gol pembuka tersebut, Argentina berhasil menambah satu gol lagi untuk memastikan kemenangan dengan skor akhir 3-1. Gol tambahan ini mengunci tiket mereka ke babak empat besar, menyudahi perlawanan heroik tim Swiss.
Pelatih kepala Argentina, (sebut saja) Lionel Scaloni, mengungkapkan rasa bangganya terhadap performa tim. "Perjuangan tim luar biasa. Kami tahu Swiss adalah lawan tangguh, tetapi semangat juang kami tidak padam. Kami pantas mendapatkan kemenangan ini," ujarnya dalam konferensi pers pasca pertandingan.
Kemenangan dramatis ini mengantar Argentina untuk menghadapi rival bebuyutan mereka, Inggris, di semifinal. Pertarungan ini diprediksi akan menjadi salah satu laga paling dinanti di Piala Dunia 2026, mengingat sejarah dan rivalitas panjang antara kedua negara. Drama Ekstra Time Piala Dunia 2026: Argentina Lolos, Tantang Inggris! menjadi pengantar sempurna untuk laga tersebut.
Para pecinta sepak bola di seluruh dunia kini menantikan pertarungan klasik antara dua raksasa sepak bola ini. Pertandingan semifinal dijamin akan menyajikan tontonan berkualitas tinggi dengan tensi maksimal, mempertaruhkan impian meraih gelar juara dunia.