Perpisahan Trevor Noah dan Era Akhir CBS: Grammy Pindah ke Disney

Fransius Situmorang Fransius Situmorang 02 Feb 2026 08:50 WIB
Perpisahan Trevor Noah dan Era Akhir CBS: Grammy Pindah ke Disney
Ilustrasi: Perpisahan Trevor Noah dan Era Akhir CBS: Grammy Pindah ke Disney

LOS ANGELES – Malam penghargaan musik paling bergengsi, Grammy Awards, disiarkan langsung dari Crypto.com Arena, Los Angeles, pada Minggu pukul 5 sore Waktu Pasifik, namun perhelatan tahun ini dipastikan menjadi titik balik monumental. Acara yang disiarkan di CBS dan Paramount+ ini menandai siaran terakhirnya di jaringan tersebut setelah lebih dari setengah abad, sebab mulai tahun 2027 acara ini akan beralih ke saluran milik Disney. Selain itu, pembawa acara andalannya, Trevor Noah, juga memandu untuk keenam dan terakhir kalinya.

Penghargaan musik akbar yang dikenal sebagai “Malam Terbesar Musik” ini selalu menjanjikan sorotan global dan momen-momen bersejarah, tetapi edisi kali ini sarat dengan nuansa perpisahan. Perubahan dramatis ini menyentuh struktur penyiaran yang telah lama mengakar, mengakhiri kemitraan ikonik antara Recording Academy dan CBS yang telah terjalin selama lebih dari lima puluh tahun.

Perpindahan siaran ke gerai Disney mulai tahun 2027 menandakan strategi baru dalam menjangkau audiens global. Keputusan ini mencerminkan dinamika media kontemporer yang menuntut fleksibilitas dan jangkauan platform yang lebih luas, terutama untuk menarik demografi penonton muda.

Sebelum acara utama disiarkan secara langsung, mayoritas dari 95 kategori penghargaan telah diserahkan dalam Premiere Ceremony yang tidak disiarkan televisi. Upacara pendahuluan ini berlangsung meriah di Peacock Theater, Los Angeles, yang dipandu oleh aktor dan penyanyi kenamaan, Darren Criss.

Para penggemar dan profesional industri dapat menyaksikan seremoni awal tersebut melalui siaran langsung di kanal YouTube resmi Recording Academy dan situs live.GRAMMY.com. Tahapan ini merupakan momen krusial untuk mengumumkan kemenangan dalam kategori-kategori teknis dan spesialis sebelum sorotan penuh beralih ke panggung utama.

Kendrick Lamar, yang memimpin perolehan nominasi dengan sembilan kesempatan meraih piala, telah mengantongi tiga kemenangan awal selama Premiere Ceremony. Prestasinya ini menegaskan dominasi sang rapper di kancah musik global dan menempatkannya sebagai salah satu tokoh sentral dalam malam penghargaan ini.

Di belakang Lamar, nama-nama besar lain seperti Lady Gaga, produser Jack Antonoff, dan Cirkut menyusul dengan masing-masing tujuh nominasi. Lady Gaga sendiri telah mengamankan dua kemenangan awal melalui karyanya, “Abracadabra”, menjadikannya kontestan kuat yang patut diperhitungkan.

Cirkut juga mencatatkan prestasi membanggakan dengan memenangkan penghargaan Produser Tahun Ini, kategori non-klasik. Penghargaan ini menyoroti peran pentingnya di balik layar dalam membentuk lanskap suara yang mendominasi tangga lagu tahun ini.

Kelompok dengan enam nominasi juga menunjukkan persaingan ketat, termasuk Bad Bunny, Sabrina Carpenter, Leon Thomas, dan insinyur rekaman ulung, Serban Ghenea. Bad Bunny, salah satu ikon musik Latin global, berhasil mengklaim satu kemenangan awal, mempertahankan momentum karirnya yang spektakuler.

Perhatian publik juga tertuju pada panggung utama, di mana Trevor Noah mengucapkan salam perpisahan. Memandu Grammy Awards selama enam tahun berturut-turut, Noah telah menjadi wajah familiar yang membawa kecerdasan dan humor khasnya ke dalam salah satu acara televisi tersulit untuk dipandu.

Kepergian Noah meninggalkan kekosongan signifikan. Kemampuannya menyeimbangkan momen serius dengan interaksi ringan telah diakui secara luas, menjadikannya standar bagi pembawa acara masa depan setelah era transisi ke Disney.

Secara keseluruhan, Grammy Awards tahun ini bukan sekadar perayaan pencapaian musik, melainkan sebuah penanda zaman. Ajang ini menutup babak kemitraan penyiaran yang panjang dan mengantarkan Academy menuju cakrawala baru di bawah naungan raksasa media Disney, menjanjikan format dan jangkauan yang mungkin sama sekali berbeda di masa mendatang.

Fransius Situmorang

Tentang Penulis

Fransius Situmorang

Jurnalis dan Editor di Cognito Daily. Menyajikan informasi terkini dan faktual untuk pembaca.

Bagikan Artikel:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!