Presiden Prabowo Tinjau Inovasi Pengelolaan Sampah Banyumas, Dorong Ekonomi Sirkular

Chris Robert Chris Robert 29 Apr 2026 07:33 WIB
Presiden Prabowo Tinjau Inovasi Pengelolaan Sampah Banyumas, Dorong Ekonomi Sirkular
Presiden Prabowo Subianto berdialog dengan pengelola fasilitas pengelolaan sampah berbasis lingkungan di Banyumas, Jawa Tengah, pada kunjungan kerja Februari 2026. (Foto: Ilustrasi/Net)

BANYUMAS — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, hari ini, Senin (23/02/2026), melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dengan agenda utama meninjau langsung inovasi pengelolaan sampah berbasis lingkungan. Kunjungan strategis ini menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam mendorong praktik ekonomi sirkular dan pembangunan berkelanjutan sebagai solusi krusial terhadap tantangan limbah nasional.

Setibanya di Banyumas, Presiden Prabowo beserta rombongan terbatas langsung menuju salah satu fasilitas pengolahan sampah terpadu yang telah menjadi percontohan nasional. Fasilitas ini dikenal dengan pendekatan partisipatif masyarakat dan pemanfaatan teknologi sederhana namun efektif dalam mengubah limbah menjadi produk bernilai ekonomi.

Dalam dialognya dengan para pengelola dan aktivis lingkungan setempat, Presiden Prabowo mengapresiasi tinggi dedikasi dan kreativitas warga Banyumas. "Model pengelolaan sampah di Banyumas ini patut menjadi inspirasi bagi daerah lain. Ini bukan hanya tentang bersih-bersih, tetapi bagaimana kita melihat sampah sebagai sumber daya yang dapat menggerakkan roda ekonomi lokal," ujar Presiden.

Beliau menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan sektor swasta. Tanpa kolaborasi aktif dari seluruh elemen, upaya penanganan sampah akan sulit mencapai hasil optimal. Presiden juga menyoroti potensi besar dari industri daur ulang yang mampu menciptakan lapangan kerja baru serta meningkatkan pendapatan masyarakat.

Program pengelolaan sampah berbasis lingkungan di Banyumas telah berhasil mereduksi volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir (TPA) hingga lebih dari 60 persen. Pencapaian ini diraih melalui pemilahan sampah di sumber, pengomposan organik, serta daur ulang anorganik menjadi berbagai produk kerajinan dan material konstruksi.

Inisiatif ini sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 yang menempatkan isu lingkungan dan ekonomi hijau sebagai salah satu prioritas utama. Pemerintah menargetkan pengurangan sampah hingga 30 persen pada tahun 2030, serta penanganan sampah 70 persen melalui berbagai program inovatif.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Banyumas, Bapak Agung Wicaksono, mengungkapkan rasa bangga atas kunjungan Presiden. "Kedatangan Bapak Presiden merupakan pengakuan atas kerja keras kami dan masyarakat. Ini akan memotivasi kami untuk terus berinovasi dan memperluas jangkauan program ini ke seluruh pelosok Banyumas," katanya.

Pengelolaan sampah berkelanjutan di Banyumas tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga edukasi publik. Berbagai kampanye kesadaran lingkungan telah gencar dilakukan, menanamkan kebiasaan memilah sampah sejak dini kepada generasi muda dan keluarga.

Kunjungan Presiden Prabowo di Banyumas diharapkan dapat memberikan dorongan signifikan bagi percepatan implementasi program serupa di skala nasional. Inisiatif lokal yang terbukti berhasil menjadi landasan kuat bagi perumusan kebijakan lingkungan yang lebih komprehensif dan berdampak luas.

Pemerintah pusat berkomitmen untuk menyediakan dukungan teknis dan fasilitasi pembiayaan bagi daerah-daerah yang serius mengembangkan model pengelolaan sampah inovatif. Ini adalah langkah konkret menuju Indonesia yang lebih bersih, sehat, dan berdaya saing global melalui ekonomi sirkular yang kuat.

Agenda Presiden selanjutnya termasuk dialog dengan akademisi dan pelaku usaha di sektor ekonomi hijau sebelum kembali ke Jakarta pada sore hari.

Informasi Valid Sumber Referensi Resmi
www.google.com
Chris Robert

Tentang Penulis

Chris Robert

Jurnalis dan Editor di Cognito Daily. Menyajikan informasi terkini dan faktual untuk pembaca.

Bagikan Artikel:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!