PEKANBARU — Kepolisian Resor Kota Pekanbaru kembali menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) lanjutan di sebuah toko kelontong di Jalan Yos Sudarso, Rumbai, pada Rabu pagi, 21 Januari 2026. Penyelidikan mendalam ini merupakan respons atas insiden perampokan maut yang menewaskan penjaga toko beberapa hari sebelumnya, dengan fokus utama memburu para pelaku yang masih buron serta mengumpulkan bukti tambahan dari empat saksi kunci yang diperiksa.
Tim gabungan dari Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru dan Inafis Polda Riau diterjunkan ke lokasi untuk menyisir setiap sudut area kejadian. Mereka mencari jejak-jejak krusial, mulai dari sidik jari, bercak darah, hingga petunjuk fisik lain yang mungkin terlewat pada investigasi awal. Pengambilan sampel dan dokumentasi visual menjadi prioritas guna melengkapi berkas penyidikan.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru, Komisaris Polisi (Kompol) Muhammad Firdaus, menyatakan pemeriksaan terhadap empat saksi baru dilakukan secara maraton. “Saksi-saksi ini memiliki informasi yang berpotensi signifikan membantu kami mengungkap motif dan identitas pelaku,” ujarnya, menekankan komitmen Polri dalam menuntaskan kasus ini. Keempat saksi berasal dari lingkungan sekitar toko serta beberapa pelanggan yang rutin berinteraksi dengan korban.
Insiden perampokan brutal ini terjadi pada Jumat malam pekan lalu, 16 Januari 2026. Korban, Budi Santoso (55), seorang pria paruh baya, ditemukan tewas dengan luka tusuk setelah toko miliknya diobrak-abrik. Diduga kuat, korban melakukan perlawanan saat para pelaku melancarkan aksinya.
Kapolresta Pekanbaru, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Rizal Fuady, sebelumnya telah menginstruksikan pembentukan tim khusus untuk memburu para tersangka. “Kami tidak akan berhenti sebelum para pelaku perampokan maut ini tertangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya di mata hukum,” tegas Kombes Pol Rizal Fuady, menyerukan partisipasi aktif masyarakat jika memiliki informasi relevan.
Fokus penyelidikan saat ini tidak hanya pada pengumpulan bukti fisik, tetapi juga penelusuran rekaman CCTV dari sejumlah titik di sekitar lokasi kejadian. Pihak kepolisian berharap rekaman tersebut dapat memberikan gambaran jelas mengenai identitas dan rute pelarian para perampok setelah melancarkan kejahatan keji itu.
Beberapa warga sekitar mengungkapkan kekhawatiran mereka terhadap keamanan lingkungan pasca kejadian. “Kami berharap polisi segera menangkap pelakunya agar kami bisa merasa tenang kembali,” tutur seorang ibu rumah tangga yang enggan disebut namanya. Peristiwa ini memicu keresahan, terutama bagi para pedagang kecil di kawasan Rumbai.
Tim penyidik juga telah menyebarkan ciri-ciri terduga pelaku berdasarkan keterangan saksi awal dan hasil olah TKP. Informasi ini disebarluaskan ke seluruh jajaran kepolisian di tingkat sektor hingga ke wilayah perbatasan, guna mempersempit ruang gerak para buronan.
Modus operandi perampokan yang disertai kekerasan hingga menghilangkan nyawa korban menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Kasus ini dikategorikan sebagai tindak pidana perampokan dengan pembunuhan, yang ancaman hukumannya sangat berat sesuai Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).
Perampokan maut ini juga memicu peningkatan patroli keamanan di wilayah Rumbai dan sekitarnya. Aparat berupaya memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang. Kehadiran polisi diharapkan dapat meningkatkan deteksi dini terhadap potensi tindak kriminal.
Proses penyelidikan yang komprehensif ini melibatkan berbagai elemen kepolisian, mulai dari unit identifikasi, reserse umum, hingga intelijen. Koordinasi antarunit terus diperkuat demi mempercepat proses pengungkapan kasus. Setiap petunjuk, sekecil apapun, ditindaklanjuti dengan serius.
Pemeriksaan saksi tidak hanya berfokus pada apa yang mereka lihat atau dengar, melainkan juga pada pola aktivitas di sekitar toko sebelum dan sesudah kejadian. Informasi ini penting untuk membangun kronologi yang akurat dan mengidentifikasi anomali yang mungkin terkait dengan keberadaan pelaku.
Kapolresta Pekanbaru kembali memastikan bahwa seluruh sumber daya kepolisian dikerahkan untuk kasus ini. Masyarakat diimbau tetap tenang namun waspada, serta segera melapor ke pihak berwajib apabila melihat atau mengetahui aktivitas mencurigakan yang dapat membantu proses penyelidikan.
Dengan olah TKP lanjutan dan pemeriksaan saksi intensif ini, aparat berharap dapat segera menemukan titik terang. Pengungkapan kasus perampokan maut di Rumbai ini menjadi prioritas utama untuk menegakkan keadilan dan mengembalikan rasa aman di tengah masyarakat.