WASHINGTON D.C. — Amerika Serikat bersiap menghadapi penutupan masif layanan publik pada Senin, 16 Februari 2026, seiring peringatan Hari Presidents Day, hari libur federal yang ditetapkan untuk menghormati presiden-presiden bangsa. Penutupan ini memengaruhi kantor pemerintahan, lembaga keuangan, dan layanan pos secara nasional, menuntut publik melakukan penyesuaian jadwal transaksi dan administrasi mereka.
Libur federal ini selalu jatuh pada Senin ketiga bulan Februari, yang pada tahun 2026 jatuh pada tanggal 16 Februari. Seluruh kantor non-esensial yang dioperasikan oleh Pemerintah Federal, termasuk kantor imigrasi, pengadilan federal, dan Balai Kota, akan menghentikan operasional hariannya.
Sektor perbankan menjadi salah satu yang paling terdampak oleh kebijakan libur ini. Seluruh bank komersial, baik berskala besar maupun komunitas, akan menutup layanannya. Federal Reserve (Bank Sentral AS) juga menangguhkan segala aktivitas kliring dana, sehingga transaksi transfer berskala besar atau penarikan di konter tidak dapat dilakukan.
"Masyarakat diimbau untuk menyelesaikan segala urusan perbankan sebelum penutupan akhir pekan," ujar seorang juru bicara dari Asosiasi Bankir Amerika (ABA). "Meskipun ATM dan layanan perbankan daring (online) tetap tersedia, layanan nasabah secara fisik dan kliring cek akan tertunda hingga hari Selasa."
Berbeda halnya dengan pasar finansial, yang secara tradisional mengikuti kalender libur federal dengan ketat. Bursa Saham New York (NYSE) dan NASDAQ tidak akan melakukan perdagangan pada hari Presidents Day 2026. Penutupan ini memastikan kesamaan regulasi operasional di seluruh ekosistem keuangan.
Layanan pos menjadi kategori lain yang sepenuhnya lumpuh. United States Postal Service (USPS) tidak akan melakukan pengiriman surat atau paket, dan seluruh kantor pos akan ditutup. Penangguhan layanan ini merupakan praktik standar yang diterapkan pada semua hari libur federal yang diakui.
Adapun perusahaan pengiriman swasta, seperti FedEx dan UPS, sering kali menawarkan jadwal yang lebih fleksibel, meskipun dengan modifikasi. Umumnya, layanan pengiriman premium dan mendesak tetap berjalan, namun layanan darat (ground services) dan kantor ritel mereka mungkin beroperasi dengan jam yang dikurangi atau tutup total.
Sektor edukasi juga mengambil jeda. Sebagian besar distrik sekolah publik dan banyak institusi pendidikan swasta di Amerika Serikat menjadwalkan Presidents Day sebagai hari libur tanpa kegiatan belajar mengajar. Ini memberi kesempatan bagi siswa, pengajar, dan staf untuk mengambil istirahat di tengah semester musim dingin.
Namun, tidak semua sektor berhenti. Sebagian besar pusat perbelanjaan, toko ritel besar, dan restoran akan tetap buka, sering kali memanfaatkan libur panjang akhir pekan untuk menarik konsumen dengan diskon khusus. Operasi transportasi publik di kota-kota besar juga tetap berjalan, meskipun mungkin menggunakan jadwal hari Minggu atau jadwal libur khusus.
Keputusan untuk membuka atau menutup operasional pada sektor ritel dan transportasi sepenuhnya menjadi diskresi pemerintah daerah atau manajemen perusahaan. Oleh karena itu, pengecekan jadwal secara spesifik di wilayah masing-masing sangat penting untuk menghindari ketidaknyamanan.
Presidents Day, yang secara resmi dikenal sebagai Hari Ulang Tahun Washington, merupakan peringatan yang bertujuan menghormati presiden pertama AS, George Washington, dan belakangan diperluas untuk menghormati Abraham Lincoln dan semua presiden berikutnya. Pemahaman terhadap penutupan ini krusial bagi warga dan bisnis untuk meminimalkan gangguan terhadap rutinitas administrasi dan finansial mereka.