Agustiar Sabran Hibahkan 20 Hektare Lahan, Perkuat Program Pendidikan Presiden Prabowo

Edward DP Situmorang Edward DP Situmorang 09 Mar 2026 14:54 WIB
Agustiar Sabran Hibahkan 20 Hektare Lahan, Perkuat Program Pendidikan Presiden Prabowo
Agustiar Sabran saat menyerahkan dokumen hibah lahan seluas 20 hektare yang diperuntukkan bagi program pendidikan nasional, disaksikan oleh perwakilan pemerintah dan masyarakat di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, pada Senin (12/10/2026). (Foto: Ilustrasi/Net)

PALANGKARAYA — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) sekaligus pengusaha terkemuka, Agustiar Sabran, pada Senin (12/10/2026), secara resmi menghibahkan lahan seluas 20 hektare. Aksi filantropis ini bertujuan konkret mendukung dan mempercepat implementasi program pendidikan unggulan Presiden Prabowo Subianto yang menjadi prioritas utama pemerintahan saat ini dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Penyerahan lahan strategis tersebut menandai komitmen serius dalam pembangunan infrastruktur pendidikan. Lahan ini, yang berlokasi di wilayah strategis Kalimantan Tengah, diproyeksikan menjadi pusat pengembangan fasilitas pendidikan, mulai dari sekolah vokasi hingga perguruan tinggi, demi mengakomodasi kebutuhan generasi penerus bangsa.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah menggarisbawahi pentingnya investasi besar-besaran di sektor pendidikan sebagai fondasi utama kemajuan bangsa. Program-program seperti pemerataan akses pendidikan berkualitas, peningkatan kompetensi guru, dan pembangunan fasilitas modern menjadi inti dari visi pendidikan pemerintah periode 2024-2029.

Agustiar Sabran, dalam keterangannya kepada media, menyatakan bahwa hibah ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial dan kepeduliannya terhadap masa depan Indonesia. "Ini adalah bentuk bakti nyata saya kepada negara dan dukungan penuh terhadap visi kepemimpinan Presiden Prabowo yang menempatkan pendidikan sebagai pilar utama," ujarnya.

Ia menambahkan, investasi di bidang pendidikan bukan sekadar pengeluaran, melainkan penanaman modal jangka panjang bagi kemandirian dan daya saing bangsa. Pemanfaatan lahan ini diharapkan mampu melahirkan talenta-talenta unggul yang siap berkontribusi pada pembangunan nasional.

Juru Bicara Kepresidenan, Dr. Mirna Dewi, menyambut baik langkah progresif yang diambil oleh Agustiar Sabran. "Presiden Prabowo sangat mengapresiasi dukungan luar biasa ini. Ini adalah contoh kolaborasi apik antara legislator, sektor swasta, dan pemerintah demi mewujudkan cita-cita bangsa," kata Mirna.

Hibah lahan ini diharapkan menjadi katalisator bagi percepatan pembangunan infrastruktur pendidikan, terutama di daerah-daerah yang masih memerlukan perhatian lebih. Keberadaan fasilitas baru diharapkan dapat menekan angka putus sekolah dan meningkatkan partisipasi pendidikan pada semua jenjang.

Proses administrasi hibah lahan tersebut akan dikoordinasikan langsung oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Tim ahli akan segera diturunkan untuk melakukan studi kelayakan dan perencanaan pembangunan fasilitas pendidikan yang paling sesuai dengan kebutuhan daerah dan program pemerintah.

Kalimantan Tengah, sebagai lokasi lahan hibah, memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pendidikan dan pelatihan regional. Dengan adanya inisiatif ini, diharapkan dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkualitas, yang mampu menarik minat siswa dari berbagai wilayah.

Langkah Agustiar Sabran ini diharapkan dapat menginspirasi para pemangku kepentingan lainnya, baik dari kalangan pengusaha maupun filantropis, untuk turut serta berpartisipasi aktif dalam mendukung program-program pembangunan nasional. Sinergi berbagai pihak merupakan kunci keberhasilan visi Indonesia Emas 2045.

Pemerintah berkomitmen memastikan pemanfaatan lahan hibah ini berlangsung transparan, efektif, dan sesuai dengan peruntukannya. Seluruh tahapan pembangunan akan diawasi ketat untuk menjamin kualitas dan keberlanjutan proyek-proyek pendidikan yang akan berdiri di atas lahan tersebut.

Dengan adanya hibah ini, optimisme terhadap pencapaian target peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM) Indonesia semakin menguat. Ketersediaan fasilitas dan sarana prasarana pendidikan yang memadai menjadi prasyarat mutlak untuk membentuk generasi yang cerdas, inovatif, dan berdaya saing global.

Informasi Valid Sumber Referensi Resmi
www.google.com
Edward DP Situmorang

Tentang Penulis

Edward DP Situmorang

Jurnalis dan Editor di Cognito Daily. Menyajikan informasi terkini dan faktual untuk pembaca.

Bagikan Artikel:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!