Reaksi Hamas Soal Pertemuan Board Of Peace Trump di AS, Tegaskan Ini

Chris Robert Chris Robert 22 Feb 2026 08:06 WIB
Reaksi Hamas Soal Pertemuan Board Of Peace Trump di AS, Tegaskan Ini
Reaksi Hamas soal Pertemuan Board of Peace Trump di AS, Tegaskan Ini

{

"title": "Hamas Murka! Reaksi Keras soal Pertemuan Board of Peace Trump di AS, Tegaskan Ini",

"excerpt": "Hamas melontarkan kecaman keras terhadap inisiatif perdamaian yang digagas mantan Presiden AS Donald Trump, menegaskan hak-hak fundamental Palestina tak bisa diabaikan.",

"content": "WASHINGTON — Hamas melontarkan kecaman keras terhadap inisiatif \"Board of Peace Trump\" yang baru-baru ini menyelenggarakan pertemuan di Amerika Serikat, menegaskan bahwa setiap upaya perdamaian yang mengabaikan hak-hak fundamental rakyat Palestina adalah sia-sia. Pernyataan tegas tersebut disampaikan juru bicara kelompok perlawanan Palestina itu pada awal Mei 2026, menyusul laporan mengenai diskusi inisiatif mantan Presiden Donald Trump yang diklaim bertujuan mencari solusi bagi konflik Israel-Palestina tanpa melibatkan perwakilan sah dari faksi-faksi Palestina.Juru bicara Hamas, Ghazi Hamad, dalam sebuah konferensi pers di Gaza, menyoroti bahwa pertemuan yang diselenggarakan tanpa partisipasi perwakilan Palestina yang sesungguhnya hanya akan memperkeruh situasi. Menurutnya, inisiatif semacam itu, meskipun datang dari figur berpengaruh seperti Trump, gagal memahami akar permasalahan konflik dan justru berpotensi memicu ketegangan baru di kawasan.Hamad menekankan bahwa legitimasi setiap solusi perdamaian harus berakar pada keadilan dan pengakuan penuh atas hak-hak rakyat Palestina, termasuk hak untuk menentukan nasib sendiri dan mendirikan negara merdeka dengan Yerusalem sebagai ibu kotanya. \"Kami tegaskan, inisiatif apa pun yang tidak mempertimbangkan aspirasi sah rakyat kami akan kami tolak mentah-mentah,\" ujarnya.Inisiatif \"Board of Peace Trump\" sendiri merupakan sebuah forum non-pemerintahan yang dibentuk oleh mantan presiden tersebut pascakepresidenannya, dengan tujuan mengadvokasi visi perdamaiannya di Timur Tengah. Pertemuan di AS tersebut dilaporkan dihadiri oleh sejumlah tokoh diplomatik dan pengusaha dari berbagai negara yang memiliki kepentingan di kawasan.Namun, pihak Hamas menilai, kerangka kerja yang ditawarkan oleh board tersebut cenderung bias dan lebih condong pada kepentingan Israel, tanpa memberikan ruang yang adil bagi narasi dan tuntutan Palestina. Pengalaman sebelumnya dengan \"Kesepakatan Abad Ini\" (Deal of the Century) yang diusung oleh pemerintahan Trump kala itu, masih menyisakan trauma mendalam bagi warga Palestina.Reaksi dari kelompok perlawanan Palestina ini bukanlah hal baru. Sepanjang sejarah, mereka secara konsisten menolak setiap proposal yang tidak mengakomodasi tuntutan inti mereka, terutama mengenai pengembalian wilayah yang diduduki dan hak para pengungsi untuk kembali ke tanah air mereka.Para analis politik di Timur Tengah juga menyoroti kompleksitas situasi. Profesor Amin Khan dari Universitas Cairo berpendapat, \"Upaya perdamaian yang unilateral atau eksklusif sering kali tidak menghasilkan kemajuan substansial. Diperlukan dialog inklusif yang melibatkan semua pihak, termasuk faksi-faksi Palestina, untuk mencapai solusi yang berkelanjutan.\"Hamas sendiri saat ini tengah menghadapi tekanan internal dan eksternal. Namun, komitmen mereka terhadap prinsip-prinsip perjuangan Palestina tetap menjadi poros kebijakan mereka. Penolakan terhadap inisiatif Trump ini menunjukkan bahwa mereka tidak akan mengkompromikan tuntutan dasar hanya demi partisipasi dalam forum yang mereka anggap tidak adil.Di tengah dinamika geopolitik 2026, peran Amerika Serikat sebagai mediator perdamaian menjadi sangat krusial. Namun, pendekatan yang tidak seimbang atau terlalu condong pada satu pihak cenderung memperparah krisis kepercayaan, alih-alih membangun jembatan dialog yang konstruktif.Pernyataan keras dari Hamas ini diharapkan menjadi peringatan bagi setiap pihak yang berupaya merumuskan solusi konflik Palestina-Israel. Bahwa perdamaian sejati tidak dapat dicapai melalui pemaksaan atau pengabaian, melainkan melalui pengakuan dan penghormatan terhadap hak-hak semua pihak yang terlibat dalam konflik yang berkepanjangan ini.

`,

"meta_keywords": "Hamas, Donald Trump, Board of Peace, Palestina, Konflik Israel-Palestina, Timur Tengah, Solusi Damai, Gaza",

"meta_description": "Hamas kecam keras inisiatif 'Board of Peace Trump' di AS pada Mei 2026, menegaskan hak Palestina tidak bisa diabaikan dalam setiap solusi perdamaian.",

"caption": "Juru bicara Hamas memberikan pernyataan tegas mengenai inisiatif perdamaian yang dianggap mengabaikan hak-hak fundamental rakyat Palestina di Gaza.",

"category": "Berita Dunia"

}

Informasi Valid Sumber Referensi Resmi
www.google.com
Chris Robert

Tentang Penulis

Chris Robert

Jurnalis dan Editor di Cognito Daily. Menyajikan informasi terkini dan faktual untuk pembaca.

Bagikan Artikel:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!