BEM UI Kepung Mabes Polri Siang Ini, Jalan Trunojoyo Lumpuh Dialihkan

Angel Doris Angel Doris 28 Feb 2026 05:35 WIB
BEM UI Kepung Mabes Polri Siang Ini, Jalan Trunojoyo Lumpuh Dialihkan
Mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) saat berunjuk rasa di depan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu, 17 Juni 2026.

JAKARTA — Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) siang ini menggelar aksi demonstrasi besar, mengepung Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) di Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan. Ribuan mahasiswa menuntut reformasi total dalam sistem penegakan hukum dan keadilan, sekaligus memprotes dugaan intervensi politik terhadap institusi kehakiman. Aksi ini memicu pengalihan arus lalu lintas secara situasional, dengan otoritas kepolisian mengimbau masyarakat agar menghindari kawasan tersebut.

Koordinator Pusat BEM UI tahun 2026, Arya Kusuma, menyatakan bahwa momentum unjuk rasa ini merupakan puncak kekecewaan mahasiswa terhadap lambatnya progres reformasi yang dijanjikan pemerintah. Menurut Arya, "Kredibilitas penegak hukum sedang diuji. Kami mendesak kepolisian untuk bertindak independen, profesional, dan berpihak pada keadilan rakyat, bukan pada kepentingan kekuasaan semata."

Massa BEM UI, yang mulai berkumpul sejak pukul 10.00 WIB, membawa berbagai atribut demonstrasi seperti spanduk bertuliskan 'Tegakkan Hukum, Lawan Impunitas' dan poster berisi tuntutan agar transparansi di tubuh Polri ditingkatkan. Mereka memblokade sebagian ruas Jalan Trunojoyo, menyebabkan kemacetan parah di sekitarnya.

Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan, dibantu Polda Metro Jaya, mengerahkan ratusan personel untuk mengamankan jalannya aksi. Petugas terlihat berjaga di gerbang utama Mabes Polri serta beberapa titik strategis di sepanjang Jalan Trunojoyo. Barikade kawat berduri juga terpasang sebagai antisipasi.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Gatot Subroto, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan rekayasa lalu lintas demi meminimalisir dampak kemacetan. "Pengalihan arus berlaku situasional. Kendaraan dari arah Blok M menuju Senayan dialihkan melalui Jalan Iskandarsyah Raya, sementara dari arah sebaliknya dialihkan ke Jalan Wijaya," ujarnya. Masyarakat diharapkan memantau informasi lalu lintas terbaru.

Aksi mahasiswa ini berlatar belakang berbagai isu hukum kontemporer yang tengah menjadi sorotan publik, termasuk kontroversi dalam penanganan kasus korupsi kelas kakap dan isu pelanggaran hak asasi manusia yang belum tuntas. BEM UI menyoroti pentingnya kepastian hukum bagi setiap warga negara tanpa pandang bulu.

Sejumlah orator bergantian menyampaikan orasi di atas mobil komando, menyerukan pentingnya fungsi kontrol sosial mahasiswa dalam menjaga demokrasi. Mereka menegaskan bahwa aksi ini akan terus berlanjut hingga ada respons konkret dari pihak Mabes Polri terhadap tuntutan mereka.

Tidak hanya mengkritisi internal kepolisian, BEM UI juga menyuarakan desakan agar pemerintah serius mengawal independensi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Mahkamah Konstitusi (MK), yang dinilai rentan terhadap intervensi eksekutif atau legislatif. Ini menjadi bagian integral dari reformasi hukum yang mereka perjuangkan.

Di tengah teriknya matahari Jakarta, semangat mahasiswa tak surut. Mereka terus menyanyikan lagu-lagu perjuangan dan meneriakkan yel-yel yang berisi kritik tajam terhadap sistem peradilan. Beberapa perwakilan mahasiswa tampak bernegosiasi dengan pihak kepolisian mengenai kemungkinan audiensi.

Aparat kepolisian tampak sigap mengawal jalannya aksi, memastikan tidak terjadi bentrokan antara demonstran dan petugas. Dialog persuasif terus diupayakan untuk mencegah eskalasi ketegangan, meskipun massa mahasiswa tetap bersikukuh untuk bertahan hingga tuntutan mereka didengar langsung oleh pimpinan Mabes Polri.

Pengalihan arus lalu lintas diperkirakan akan berlangsung hingga sore hari, atau sampai aksi demonstrasi dinyatakan selesai dan massa mahasiswa membubarkan diri. Pihak kepolisian mengimbau pengguna jalan untuk mencari rute alternatif dan menggunakan aplikasi peta daring untuk menghindari kemacetan di area sekitar Mabes Polri dan Jalan Trunojoyo.

Informasi Valid Sumber Referensi Resmi
www.google.com
Angel Doris

Tentang Penulis

Angel Doris

Jurnalis dan Editor di Cognito Daily. Menyajikan informasi terkini dan faktual untuk pembaca.

Bagikan Artikel:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!