BI Buka Penukaran Uang Baru Lebaran: Cek Jadwal dan Cara Daftar PINTAR

Robert Andrison Robert Andrison 14 Feb 2026 08:03 WIB
BI Buka Penukaran Uang Baru Lebaran: Cek Jadwal dan Cara Daftar PINTAR
Masyarakat menunjukkan bukti pendaftaran online melalui laman PINTAR saat menukar uang pecahan baru yang disediakan Bank Indonesia menjelang perayaan Idulfitri.

JAKARTA — Bank Indonesia (BI) secara resmi meluncurkan layanan penukaran uang Rupiah baru untuk kebutuhan perayaan Idulfitri 1445 Hijriah. Pendaftaran layanan ini dioptimalkan melalui sistem daring berbasis laman PINTAR BI yang dapat diakses masyarakat mulai hari ini, 5 Maret 2024, demi memastikan proses penukaran berjalan teratur dan efisien.

Mekanisme penukaran uang baru yang populer disebut "uang THR" ini sepenuhnya diatur melalui pemesanan daring. Masyarakat yang ingin memperoleh uang pecahan kecil diwajibkan mengakses laman PINTAR untuk memilih lokasi, waktu, serta kuantitas nominal yang dikehendaki sebelum mendatangi titik penukaran fisik, baik di loket bank sentral maupun layanan kas keliling.

Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI, Marlinda Sukirman, menyatakan bahwa Bank Indonesia telah mengalokasikan persediaan uang kartal sebesar Rp197,6 triliun, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, untuk mencukupi kebutuhan likuiditas selama periode Ramadan dan Idulfitri. Kesiapan ini mencerminkan komitmen BI dalam mendukung kelancaran transaksi ekonomi menjelang puncak hari raya.

"Kami mendorong masyarakat memanfaatkan saluran resmi yang tersedia, terutama melalui PINTAR, demi menghindari risiko penukaran uang palsu atau pungutan biaya tidak wajar dari pihak tidak bertanggung jawab di pinggir jalan," ujar Sukirman dalam konferensi pers di Jakarta.

Layanan penukaran uang baru ini akan berlangsung selama periode waktu tertentu, biasanya dimulai empat pekan sebelum Lebaran hingga menjelang hari raya. Pengaturan jadwal ketat ini bertujuan menyebar kepadatan penukar sehingga tidak terjadi antrean masif pada satu waktu.

Proses pendaftaran melalui laman PINTAR sangat lugas. Penukar harus mengisi data identitas diri, seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan alamat surel, serta menentukan jumlah uang yang akan ditukarkan, disesuaikan dengan batasan maksimal yang ditetapkan BI.

Batasan nominal penukaran ditetapkan seragam secara nasional, umumnya berkisar Rp4 juta hingga Rp5 juta per orang, yang terdiri dari berbagai pecahan mulai dari Rp20.000, Rp10.000, Rp5.000, hingga Rp2.000. Kebijakan ini memastikan pemerataan akses bagi seluruh lapisan masyarakat.

Setelah berhasil melakukan pemesanan dan memperoleh konfirmasi, laman PINTAR akan menerbitkan bukti pemesanan berupa kode QR unik. Kode ini wajib ditunjukkan kepada petugas saat penukar mendatangi lokasi yang sudah dipilih sesuai tanggal yang tertera.

Penggunaan sistem QR code ini menghilangkan kebutuhan akan dokumen fisik, sekaligus meminimalisir praktik percaloan atau manipulasi kuota penukaran yang sering terjadi pada tahun-tahun sebelumnya di luar mekanisme resmi.

Bank Indonesia tidak hanya menyediakan layanan di kantor pusat dan kantor perwakilan regional, tetapi juga bersinergi erat dengan perbankan nasional. Tercatat ribuan titik layanan penukaran telah disiapkan oleh bank umum, menambah jangkauan akses bagi masyarakat di berbagai pelosok daerah.

Skema kas keliling juga kembali diaktifkan, menyasar pusat-pusat keramaian strategis seperti pasar tradisional, stasiun, dan alun-alun kota. Jadwal dan lokasi spesifik kas keliling ini dapat dipantau secara berkala melalui informasi resmi yang diperbarui di laman PINTAR.

Peningkatan permintaan uang pecahan kecil menjelang Lebaran merupakan fenomena tahunan, dipicu oleh tradisi pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) dan amplop lebaran.

BI mengingatkan masyarakat agar senantiasa merawat uang Rupiah sesuai kaidah 5J: Jangan Dilipat, Jangan Dicoret, Jangan Distapler, Jangan Diremas, dan Jangan Dibasahi. Perlindungan terhadap uang kartal menjadi tanggung jawab kolektif.

Sosialisasi intensif dilakukan agar masyarakat memahami sepenuhnya mekanisme daring ini. Keberhasilan implementasi PINTAR sangat bergantung pada kedisiplinan publik dalam mengikuti prosedur pendaftaran yang sudah ditetapkan Bank Indonesia.

Masyarakat diharapkan segera mengakses laman PINTAR.bi.go.id sejak pagi hari untuk mendapatkan slot penukaran terbaik, mengingat tingginya animo dan potensi keterbatasan kuota harian di setiap titik layanan yang tersebar.

Informasi Valid Sumber Referensi Resmi
www.google.com
Robert Andrison

Tentang Penulis

Robert Andrison

Jurnalis dan Editor di Cognito Daily. Menyajikan informasi terkini dan faktual untuk pembaca.

Bagikan Artikel:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!