CFD Rasuna Said Selesai Lebih Cepat Februari 2026: Evaluasi Kebijakan

Robert Andrison Robert Andrison 12 May 2026 12:10 WIB
CFD Rasuna Said Selesai Lebih Cepat Februari 2026: Evaluasi Kebijakan
Warga Jakarta beraktivitas di Hari Bebas Kendaraan (Car Free Day) pada pagi hari di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, tahun 2026, sebelum penyesuaian jadwal diberlakukan. (Foto: Ilustrasi/Net)

JAKARTA — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan mengumumkan penyesuaian jadwal Car Free Day (CFD) di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan. Mulai Minggu, 15 Februari 2026, kegiatan yang sebelumnya berakhir pukul 11.00 WIB akan dipercepat satu jam, menjadi pukul 10.00 WIB, memicu beragam respons dari masyarakat.

Kebijakan ini bukan tanpa alasan kuat. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Bapak Budi Santoso, menjelaskan bahwa penyesuaian jadwal ini merupakan hasil dari evaluasi komprehensif atas dinamika perkotaan dan kebutuhan mobilitas warga.

“Evaluasi menunjukkan bahwa intensitas kegiatan masyarakat di Jalan Rasuna Said setelah pukul 10.00 WIB cenderung menurun drastis, sementara kebutuhan aksesibilitas untuk aktivitas ekonomi dan perkantoran di sekitarnya meningkat,” ujar Budi Santoso dalam konferensi pers di Balai Kota Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Penyesuaian waktu ini diharapkan mampu mengurangi dampak kemacetan di jalan-jalan arteri penghubung yang padat serta memperlancar mobilitas pekerja dan operasional bisnis di kawasan pusat bisnis Kuningan yang vital.

Sebagian warga menyambut baik keputusan ini. Maya Sari, seorang karyawan swasta yang rutin melintasi area tersebut, menilai langkah pemerintah realistis. “Pukul 10.00 sudah cukup untuk berolahraga dan menikmati suasana bebas kendaraan, setelah itu jalanan bisa kembali normal untuk kepentingan lain,” katanya.

Namun, tidak sedikit pula komunitas pegiat lingkungan dan olahraga yang menyuarakan keberatan. Mereka khawatir pemotongan waktu akan mengurangi manfaat CFD sebagai ruang publik hijau dan sarana edukasi lingkungan yang telah berjalan baik selama ini.

Komunitas Sepeda Jakarta, misalnya, mengkritik bahwa waktu yang lebih singkat mempersulit mereka menikmati rute panjang secara optimal. “Ruang gerak kami jadi terbatas. CFD bukan hanya untuk lari pagi, tapi juga ajang sosialisasi hidup sehat dan kampanye transportasi berkelanjutan,” ucap Ketua Komunitas Sepeda Jakarta, Aryo Nugroho.

Car Free Day di Jakarta, termasuk di Jalan Rasuna Said, telah menjadi ikon kota sejak digagas pertama kali pada tahun 2002. Tujuannya adalah mengurangi emisi karbon, mendorong penggunaan transportasi berkelanjutan, dan menyediakan ruang rekreasi publik yang aman bagi warga.

Menanggapi protes dan masukan publik, Budi Santoso menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap berkomitmen pada semangat dan tujuan utama CFD. “Kami tidak menghilangkan CFD, hanya mengoptimalkan jadwalnya berdasarkan kajian mendalam yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan,” tambahnya.

Dinas Perhubungan juga menyatakan sedang mempertimbangkan penambahan rute CFD di lokasi lain atau penguatan program ‘Minggu Sehat’ di tingkat kelurahan sebagai bentuk kompensasi dan perluasan akses ruang publik bagi masyarakat.

Beberapa pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang biasa berjualan di area CFD juga merasakan dampak perubahan ini. Sebagian merasa waktu jualan mereka terpangkas, namun ada juga yang berharap peningkatan kepadatan pengunjung di jam-jam awal justru akan mendongkrak penjualan.

Implementasi kebijakan baru ini akan terus dipantau dan dievaluasi secara berkala oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pemprov berjanji akan responsif terhadap masukan masyarakat demi tercapainya keseimbangan antara ruang publik, mobilitas, dan pertumbuhan ekonomi kota.

Masyarakat diimbau untuk mematuhi perubahan jadwal ini dan tetap mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan kota yang lebih baik, dengan tetap menjaga kebersihan dan ketertiban selama pelaksanaan Car Free Day.

Informasi Valid Sumber Referensi Resmi
www.google.com
Robert Andrison

Tentang Penulis

Robert Andrison

Jurnalis dan Editor di Cognito Daily. Menyajikan informasi terkini dan faktual untuk pembaca.

Bagikan Artikel:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!