JAKARTA — Ribuan warga Ibu Kota kembali memadati stasiun kereta api di Jakarta pada Kamis, 22 Januari 2026, menandai dimulainya puncak arus balik Idulfitri. PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat sebanyak 41.663 penumpang tiba di berbagai stasiun utama seperti Gambir dan Pasar Senen, setelah merayakan lebaran di kampung halaman masing-masing. Lonjakan signifikan ini diproyeksikan akan terus berlanjut dalam beberapa hari ke depan, mengingat berakhirnya periode libur panjang.
Data dari PT KAI Daop 1 Jakarta menunjukkan, Stasiun Pasar Senen menjadi titik kedatangan terbanyak dengan 26.350 penumpang, sementara Stasiun Gambir menerima 15.313 penumpang. Angka ini mencerminkan tingginya animo masyarakat dalam memanfaatkan layanan kereta api sebagai moda transportasi pilihan untuk pulang kampung dan kembali ke Jakarta.
Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Fajar Aditia, menjelaskan bahwa jumlah kedatangan pemudik pada hari tersebut jauh melampaui rata-rata harian normal. "Peningkatan ini telah kami antisipasi dengan menyiapkan sarana dan prasarana tambahan, termasuk penambahan gerbong dan petugas," ujarnya. Prediksi puncak arus balik diprediksi terjadi hingga akhir pekan.
Kedatangan puluhan ribu pemudik ini tentu memberikan dampak langsung terhadap dinamika kota, mulai dari peningkatan aktivitas ekonomi hingga potensi kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan menuju permukiman dan pusat bisnis. Banyak di antara mereka yang berencana langsung kembali bekerja atau memulai kembali rutinitas perkuliahan setelah liburan.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama aparat kepolisian dan Dinas Perhubungan telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas serta posko pengamanan di sekitar stasiun dan jalur-jalur utama. Langkah ini diambil guna meminimalisir potensi kemacetan dan memastikan kelancaran mobilitas warga.
Salah seorang pemudik dari Yogyakarta, Rina Wijayanti (35), mengungkapkan perjalanannya lancar tanpa hambatan berarti. "Alhamdulillah, kereta tepat waktu dan tidak terlalu padat. Saya senang bisa kembali ke Jakarta dan siap bekerja lagi," kata Rina saat ditemui di Stasiun Pasar Senen.
Arus balik ini juga mencerminkan pulihnya geliat ekonomi pasca-pandemi, di mana mobilitas masyarakat tidak lagi terbatasi secara ketat. Sektor transportasi, kuliner, hingga ritel di Jakarta diyakini akan merasakan dampak positif dari kembalinya jutaan penduduk ini.
PT KAI memperkirakan total pemudik yang kembali ke Jakarta menggunakan kereta api selama periode arus balik Idulfitri 2026 akan menembus angka ratusan ribu. Mereka telah menyiapkan 60 perjalanan kereta api jarak jauh yang beroperasi setiap hari untuk melayani rute favorit seperti Surabaya, Solo, Yogyakarta, Semarang, dan Bandung.
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, sebelumnya telah mengimbau pemudik untuk mengatur jadwal kepulangan agar tidak menumpuk di satu waktu, meskipun imbauan tersebut tidak sepenuhnya mampu mencegah lonjakan pada hari-hari tertentu.
Dengan demikian, Jakarta kembali menyambut para perantau yang siap mengisi denyut kehidupan metropolitan setelah jeda perayaan keagamaan. Kesiapan infrastruktur dan koordinasi antarpihak menjadi kunci dalam menghadapi gelombang kepulangan masif ini.