Kakorlantas Pastikan Lalin Cipali Lancar Pasca-One Way KM 263-70 Diterapkan Efektif

Chandra Wijayanto Chandra Wijayanto 28 Mar 2026 16:31 WIB
Kakorlantas Pastikan Lalin Cipali Lancar Pasca-One Way KM 263-70 Diterapkan Efektif
Petugas gabungan Polri dan Dishub mengarahkan kendaraan pemudik di ruas Tol Cipali saat pemberlakuan sistem satu arah (one way) untuk mengurai kepadatan lalu lintas. (Foto: Ilustrasi/Net)

JAKARTA — Kakorlantas Polri memastikan kelancaran arus lalu lintas di ruas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), terutama di segmen KM 263 hingga KM 70, setelah diberlakukannya rekayasa lalu lintas satu arah (one way). Kebijakan ini diterapkan untuk mengurai kepadatan kendaraan yang meningkat signifikan selama periode libur panjang Idulfitri 2026.

Jenderal Polisi Budi Santoso, selaku Kepala Korps Lalu Lintas Polri, mengungkapkan bahwa evaluasi awal menunjukkan efektivitas kebijakan tersebut dalam mengoptimalkan pergerakan kendaraan dari arah timur menuju Jakarta. Data pantauan terpadu mengonfirmasi tidak adanya penumpukan kendaraan yang berarti di sepanjang jalur tersebut.

Implementasi sistem one way ini merupakan respons strategis Korlantas terhadap proyeksi peningkatan volume kendaraan pemudik yang diperkirakan melampaui angka 30 juta jiwa pada momen Lebaran tahun ini. Koordinasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Perhubungan dan pengelola jalan tol, menjadi kunci keberhasilan.

"Kami bersyukur, upaya mitigasi kepadatan dengan skema one way ini berjalan sesuai harapan," ujar Jenderal Budi dalam keterangan persnya di Posko Terpadu Cikopo, kemarin. Ia menekankan pentingnya disiplin pengguna jalan untuk mematuhi arahan petugas di lapangan demi kelancaran bersama.

Kebijakan one way di Tol Cipali ini bukan hal baru dalam penanganan arus mudik, namun selalu menjadi opsi utama saat volume kendaraan mencapai ambang batas kritis. Penerapannya dimulai dari Gerbang Tol Kalikangkung di KM 414 hingga KM 70 Tol Cipali, yang kemudian diperpanjang atau dipersingkat sesuai kebutuhan dan kondisi aktual lapangan.

Petugas gabungan dari Polri, TNI, dan Dishub disiagakan di berbagai titik strategis. Mereka bertugas tidak hanya mengatur lalu lintas, tetapi juga memberikan informasi terkini kepada pengendara dan membantu dalam situasi darurat di ruas tol yang padat.

Data dari pusat kendali lalu lintas mencatat, rata-rata kecepatan kendaraan di ruas yang diberlakukan one way meningkat signifikan dibandingkan sebelum kebijakan diterapkan. Hal ini memangkas waktu tempuh perjalanan secara substansial bagi para pemudik yang menuju arah Jakarta.

Meskipun demikian, Kakorlantas mengingatkan agar masyarakat tetap waspada dan berhati-hati. Kelelahan saat berkendara jarak jauh serta potensi cuaca ekstrem dapat menjadi faktor risiko yang perlu diantisipasi oleh setiap pengemudi untuk menghindari kecelakaan.

Pos-pos pelayanan dan rest area juga terus dipantau untuk memastikan ketersediaan fasilitas dan layanan yang memadai bagi para pengendara. Aspek kesehatan pengemudi dan penumpang menjadi perhatian utama agar perjalanan tetap aman dan nyaman hingga tujuan.

Dengan keberhasilan penanganan lalu lintas pada puncak arus mudik 2026 ini, Korlantas Polri optimistis dapat mengelola arus balik dengan strategi serupa. Persiapan matang terus dilakukan untuk memastikan kelancaran di semua lini, termasuk antisipasi lonjakan volume kendaraan pada saat arus balik.

Informasi Valid Sumber Referensi Resmi
www.google.com
Chandra Wijayanto

Tentang Penulis

Chandra Wijayanto

Jurnalis dan Editor di Cognito Daily. Menyajikan informasi terkini dan faktual untuk pembaca.

Bagikan Artikel:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!